Golovinamari.com – Iran mengeluarkan peringatan tegas terhadap adanya serangan lebih lanjut yang mungkin dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Juru bicara senior angkatan bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi, menyatakan bahwa respons Iran akan jauh lebih keras dan lebih kuat jika situasi di kawasan semakin memburuk dan memicu konflik baru. Peringatan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan usai serangan pesawat militer AS dan Israel yang dikabarkan menyerang kapal-kapal Iran di dekat Pulau Larak, selatan Selat Hormuz.
Dalam serangan tersebut, sejumlah warga Iran dilaporkan tewas, yang menambah eskalasi konflik antara Iran dan kedua negara tersebut. Pernyataan Shekarchi muncul di saat upaya mediasi oleh Pakistan sedang dilakukan untuk meredakan ketegangan yang meningkat pasca serangan yang terjadi pada 28 Februari tersebut. Sebelumnya, Iran telah melakukan balasan atas serangan itu, yang ditandai dengan terjadinya gencatan senjata sejak 8 April lalu. Gencatan senjata tersebut, yang awalnya bersifat sementara, kini telah diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump.
Eskalasi konflik ini berpotensi memicu dampak yang lebih luas di kawasan, di mana Iran menegaskan bahwa jika terjadi perang baru, dampaknya akan melampaui batas wilayahnya. Situasi ini menekankan urgensi untuk mencari solusi diplomatik dalam rangka menghindari konfrontasi lebih lanjut dan menjaga stabilitas regional.