Site icon golovinamari.com

Iran dan AS Terus Berdiskusi Mengenai Kesepakatan Baru

[original_title]

Golovinamari.com – Iran dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan terus melakukan pertukaran pesan terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan baru. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Minggu (31/5). Araghchi mengungkapkan bahwa pembicaraan ini masih berlangsung, dan menekankan bahwa segala spekulasi saat ini tidak dapat dianggap serius sampai ada hasil yang jelas.

Pada Jumat pagi, Presiden AS Donald Trump mengadakan pengarahan intelijen untuk membahas isu Iran dan menyatakan bahwa keputusan final akan segera diambil. Namun, media AS menambahkan bahwa belum ada kesepakatan final yang dicapai dalam diskusi tersebut. The New York Times mengabarkan bahwa Trump telah mengajukan persyaratan yang lebih ketat terkait kesepakatan, serta mengirim proposal baru kepada Iran untuk menyelesaikan konflik yang berkepanjangan.

Konflik ini semakin meruncing setelah serangan gabungan yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap beberapa lokasi di Iran pada 28 Februari, yang berdampak pada kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban sipil. Menanggapi situasi ini, AS dan Teheran sepakat untuk memberlakukan gencatan senjata sementara selama dua pekan yang dimulai pada 7 April. Namun, upaya diplomasi setelahnya di Islamabad mengalami kebuntuan, yang memaksa AS untuk menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sebagai bagian dari upaya untuk meredakan ketegangan, Trump memutuskan untuk memperpanjang penghentian permusuhan, memberikan waktu bagi pihak Iran untuk menyiapkan proposal kedamaian. Situasi ini menunjukkan kompleksitas relasi antara kedua negara dan masih menunggu langkah-langkah konkret ke depan.

Exit mobile version