Golovinamari.com – Apple baru-baru ini mengonfirmasi penggunaan modem seluler C2 dalam lini iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Duo. Namun, klaim yang menyebutkan bahwa cip tersebut dirancang oleh Israel, yang viral di media sosial, hanya mencerminkan sebagian kebenaran dalam konteks rantai pasok yang lebih kompleks.
Sebuah unggahan di media sosial X yang menyebar ke Instagram, menyatakan bahwa Apple menggunakan modem “C2 rancangan Israel”. Unggahan tersebut menampilkan gambar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, serta bendera Israel, Amerika Serikat, dan Taiwan, disertai pertanyaan yang menyoroti potensi kontribusi Israel pada teknologi iPhone 18.
Namun, penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa informasi yang beredar campur aduk antara fakta dan spekulasi. Menurut laporan resmi Apple dan sumber industri, modem C2 memang ada dan diperkenalkan pada tanggal 9 September 2026. Modem ini diakui oleh Apple sebagai sistem modem seluler generasi terbaru yang membawa beberapa peningkatan, termasuk koneksi yang lebih andal dan efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan pendahulunya, C1X.
Modem C2 merupakan bagian dari keluarga modem internal Apple yang telah berkembang sejak akuisisi divisi modem ponsel Intel pada 2019. Dengan akuisisi ini, Apple memperoleh sekitar 2.200 insinyur dan ribuan paten nirkabel. Modem ini juga mendukung teknologi 5G mmWave di AS, menandakan langkah maju dalam kemampuan teknologinya.
Dengan demikian, meskipun modem C2 adalah produk Apple, mengaitkannya secara langsung dengan Israel mengecilkan kompleksitas inovasi yang terlibat dalam proses desain dan produksi perangkat tersebut.