Site icon golovinamari.com

Indonesia Kecam Serangan Israel di Lebanon dan Serukan Deeskalasi

[original_title]

Golovinamari.com – Indonesia dengan tegas mengecam serangan yang dilancarkan oleh Israel terhadap sejumlah wilayah di Lebanon, termasuk Beirut, yang mengakibatkan korban jiwa di kalangan warga sipil dan kerusakan infrastruktur. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, khususnya hukum humaniter internasional.

Dalam pernyataannya melalui platform media sosial X pada Kamis, 9 April, Kementerian Luar Negeri RI menekankan bahwa tindakan agresi ini berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan yang dapat membahayakan keamanan global. Oleh karena itu, Indonesia mendesak Israel menghentikan semua bentuk kekerasan dan memastikan bahwa perlindungan terhadap warga sipil serta infrastruktur sipil dipatuhi sesuai ketentuan hukum internasional.

Lebih lanjut, Indonesia menyerukan semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk menahan diri dan berupaya melakukan deeskalasi, serta mengedepankan dialog sebagai solusi. Pada Rabu, serangan udara besar-besaran dilaporkan berlangsung di Beirut, menandai eskalasi signifikan konflik yang terjadi sejak 2 Maret. Hingga saat ini, jumlah korban jiwa dilaporkan telah mencapai lebih dari 254 orang, termasuk 92 orang yang tewas di Beirut.

Eskalasi ini terjadi setelah pengumuman mengenai kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran pada hari Selasa. Iran menyatakan bahwa penghentian serangan di Lebanon termasuk dalam kesepakatan tersebut. Namun, pemerintah AS mengklarifikasi bahwa kesepakatan tersebut tidak mencakup situasi konflik di Lebanon, dengan Presiden Donald Trump menyebutnya sebagai “konflik yang terpisah.”

Exit mobile version