Golovinamari.com – Ketegangan yang melanda laga antara Bhayangkara FC dan Dewa United kini telah reda. Ilija Spasojevic, penyerang veteran tim Bhayangkara FC, mengambil langkah besar dengan memaafkan Rafael Struick setelah terjadi insiden yang membuat situasi semakin memanas. Insiden tersebut terjadi pada pertandingan yang berlangsung pada 5 Januari 2026, ketika kedua pemain baru saja memasuki lapangan sebagai pengganti pada menit ke-63.
Kejadian bermula saat Spasojevic, yang mengawal serangan balik timnya, terjatuh setelah dihadang oleh dua pemain lawan. Dalam situasi tersebut, Struick melakukan tendangan keras yang tidak sengaja mengenai tubuh Spasojevic. Hal ini menimbulkan ketegangan di lapangan, sehingga terjadi aksi saling dorong antara pemain kedua tim. Dalam peristiwa tersebut, Struick mendapatkan kartu merah, dan pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Bhayangkara FC.
Spasojevic, yang dikenal dengan profesionalitasnya, segera menunjukkan sikap bijak. Hanya sehari setelah laga, Struick mengirim pesan permohonan maaf yang diterima baik oleh Spasojevic tanpa melanjutkan ketegangan lebih lanjut. Dalam pernyataannya, Spasojevic menyatakan pentingnya menjaga semangat fair play di atas segala sesuatu. Keduanya kini berharap insiden itu tidak merusak hubungan profesional di lapangan.
Kemenangan ini penting bagi Bhayangkara FC, yang berhasil mencatatkan poin berharga di kompetisi yang semakin ketat. Momen ini menjadi pengingat bahwa sepakbola juga tentang menjaga sportivitas meski dalam situasi yang menegangkan.