Site icon golovinamari.com

Houthi Tutup Selat Bab Al-Mandab, Embargo Maritim untuk Saudi

[original_title]

Golovinamari.com – Kelompok Houthi di Yaman telah mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi yang berlaku segera. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pemblokadean pelabuhan dan bandara yang dilakukan oleh Arab Saudi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi. Pejabat media Houthi menyampaikan bahwa Selat Bab al-Mandab, jalur strategis di selatan Laut Merah, akan ditutup bagi semua kapal milik Arab Saudi.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam tindakan ini dan menyatakan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kapal-kapalnya, sesuai dengan hukum internasional. Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, menjelaskan bahwa embargo maritim ini merupakan respons terhadap penindasan yang dialami rakyat Yaman selama hampir 12 tahun. Ia juga menyoroti bahwa keputusan tersebut bertujuan untuk memberikan balasan setara terhadap tindakan Arab Saudi.

Eskalasi pertempuran antara kedua pihak terjadi setelah gencatan senjata informal yang diterapkan pada 2022. Menurut Houthi, mereka telah meluncurkan rudal ke Bandara Abha di Arab Saudi sebagai bentuk balasan atas serangan udara terhadap Bandara Sanaa. Pihak pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi menanggapi bahwa serangan tersebut diupayakan untuk mencegah pesawat Iran memasuki wilayah tanpa izin.

Selat Bab al-Mandab merupakan jalur vital bagi perdagangan global, terutama setelah ketegangan di Selat Hormuz. Mengingat situasi ini, pengamat risiko dari lembaga Basha Report, Mohammed Albasha, mengindikasikan bahwa ancaman dari Houthi dapat menimbulkan gangguan signifikan terhadap pelayaran di kawasan tersebut. Ketidakpastian ini akan berdampak pada keamanan dan stabilitas pelabuhan-pelabuhan di Arab Saudi.

Exit mobile version