Site icon golovinamari.com

Helikopter Apache AS Alami Jatuh, Masalah Transmisi Diperhatikan

[original_title]

Golovinamari.com – Helikopter Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah kecelakaan, mendekati rekor tertinggi dalam sejarah. Fenomena ini terungkap setelah dilakukan analisis data kecelakaan yang mengindikasikan adanya masalah mendasar pada sistem transmisi helikopter tersebut.

Sejak bulan Oktober, lima insiden berat tercatat, dengan salah satu yang paling mencolok terjadi awal bulan ini di Texas, mengakibatkan dua prajurit tewas serta kebakaran hutan. Kejadian ini pun mendorong Angkatan Darat AS untuk sementara menghentikan latihan penerbangan rutin bagi pilot Apache. Akibatnya, tahun fiskal 2026 berpotensi menjadi tahun terburuk kedua dalam hal kecelakaan penerbangan Apache sejak peluncuran varian AH-64 pada tahun 2011.

Sementara Angkatan Darat AS mengakhiri penghentian tersebut pada Rabu lalu, dengan pengecualian bagi unit yang beroperasi di Timur Tengah, laporan menyebutkan bahwa tingkat kecelakaan berat atau Class A telah melampaui rata-rata tahunan. Angka kecelakaan saat ini diperkirakan mencapai sekitar 6,24 per 100.000 jam terbang, mendekati catatan terburuk tahun fiskal 2024.

Penyebab kecelakaan diteliti lebih dalam, di mana buletin keselamatan penerbangan mencatat lebih dari separuh insiden dipengaruhi oleh human error, namun juga mengidentifikasi kegagalan transmisi yang serius. Terutama, model E yang diluncurkan pada tahun 2011 mengalami masalah transmisi yang mengkhawatirkan, berpotensi merusak komponen vital helikopter.

Angkatan Darat AS menyatakan rasa duka cita atas hilangnya dua prajurit dan menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyelidikan. Untuk membantu memperbaiki masalah ini, Boeing telah mengirimkan tim pemeliharaan guna memastikan keselamatan armada Apache yang terdampak.

Exit mobile version