Golovinamari.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,6 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, pada Kamis, 21 Mei. Getaran sekaligus dirasakan oleh masyarakat di wilayah sekitar, termasuk Tasikmalaya dan Garut.
Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa pusat gempa terletak di laut, namun dampaknya terasa sampai beberapa Kabupaten di Priangan Timur. Warga di Tasikmalaya dan Garut melaporkan mengalami guncangan selama beberapa detik, yang menyebabkan kepanikan sejenak di kalangan masyarakat.
Data resmi mencatat bahwa kekuatan gempa mencapai M 4,6, dengan lokasi yang terdampak tidak hanya Pangandaran, tetapi juga Tasikmalaya dan Garut. Meskipun gempa tersebut cukup dirasakan, hingga saat ini tidak ada laporan tentang kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat kejadian tersebut. Pihak berwenang, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, masih dalam tahap pemantauan dan pendataan untuk memastikan keamanan pascagempa.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menghindari panik. Pihak berwenang meminta agar informasi yang diterima berasal dari sumber resmi, seperti BMKG, untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, warga juga disarankan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Pihak redaksi akan terus memvalidasi data terkait dampak dari guncangan ini dan perkembangan situasi di lapangan. Informasi akan diperbarui secara berkala seiring dengan laporan dari otoritas setempat.