Site icon golovinamari.com

Dosen IPB Berikan Tips Menyimpan Makanan Sisa di Kulkas Dengan Aman

[original_title]

Golovinamari.com – Menyimpan makanan sisa di kulkas menjadi praktik umum yang dianggap efektif untuk mengurangi pemborosan dan menjaga makanan tetap dapat dikonsumsi. Namun, penyimpanan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan dan menurunkan kualitas gizi. Demikian disampaikan oleh Rosyda Dianah, dosen Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi di Sekolah Vokasi IPB University.

Rosyda menjelaskan bahwa meskipun kulkas dapat memperlambat pertumbuhan bakteri dengan suhu antara 1-4°C, proses pembusukan makanan tidak sepenuhnya terhenti. Bakteri tidak mati di suhu dingin, melainkan pertumbuhannya melambat. Oleh karena itu, setiap makanan memiliki masa simpan terbatas, dan sebaiknya perhatian diberikan pada cara menyimpan dan me-reheat makanan tersebut.

Ia menekankan bahwa keamanan makanan sisa tergantung pada berbagai faktor, termasuk proses pendinginan, lama penyimpanan, dan cara pemanasan ulang. Makanan matang jika disimpan secara benar di dalam kulkas dapat tetap aman untuk dikonsumsi, dengan catatan perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat.

Rosyda juga menyarankan agar konsumen lebih berhati-hati dalam menyimpan makanan, dengan memperhatikan tanggal kedaluarsa dan cara pengemasan yang benar. Langkah ini tidak hanya menjaga kualitas makanan, tetapi juga melindungi kesehatan dari risiko penyakit yang dapat disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak layak. Dengan pemahaman yang baik mengenai cara menyimpan makanan, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam mengurangi limbah makanan dan memastikan keamanan konsumsi.

Exit mobile version