Site icon golovinamari.com

Diare di Tasikmalaya Mencapai 11.115 Kasus, Warga Diimbau PHBS

[original_title]

Golovinamari.com – Kasus diare di Kota Tasikmalaya mengalami lonjakan yang signifikan, dengan total 11.115 orang terinfeksi antara Januari hingga Juli 2026. Peningkatan ini mengakibatkan banyak anak, remaja, dan orang tua yang membutuhkan perawatan medis di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Suryaningsih, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh musim kemarau yang berkepanjangan dan pola makan yang tidak teratur. Gejala yang dialami para pasien meliputi batuk, flu, demam, sakit persendian, gatal, diare, dan dehidrasi. Ia menekankan bahwa mayoritas pasien dirawat secara intensif dan sebagian besar sudah menunjukkan perkembangan yang positif.

Suryaningsih menyebutkan faktor lain seperti kebiasaan makan tidak sehat, yang banyak dijumpai di kalangan remaja, menjadi penyebab utama. Ia mengingatkan pentingnya menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk tidak mengonsumsi makanan pedas dan berlemak serta memastikan cukup minum air putih.

Dalam laporan bulanan, terdapat tren peningkatan kasus, dengan Januari tercatat 1.476 kasus, Februari 1.266, Maret 1.588, April 1.862, Mei 2.489, dan Juni 1.842, serta tambahan 592 kasus di Juli. Suryaningsih mengingatkan warga agar mengedepankan kebersihan di lingkungan rumah, seperti mencuci tangan dengan sabun dan memasak air dengan benar.

Penyebaran penyakit diare ini menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat, terutama di musim kemarau yang dapat menambah risiko penyakit. Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya akan terus berupaya melakukan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Exit mobile version