Site icon golovinamari.com

China Dukung Perjanjian Perdamaian antara AS dan Iran

[original_title]

Golovinamari.com – Pemerintah China menyatakan dukungannya terhadap kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang memfasilitasi pembukaan kembali lalu lintas di Selat Hormuz. Dalam sebuah konferensi pers di Beijing, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menjelaskan bahwa China menyambut baik pencapaian ini serta proses mediasi yang dilakukan oleh Pakistan.

Kesepakatan tersebut diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, pada Minggu, 14 Juni 2026. Trump menyatakan bahwa blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz telah dicabut, menimbulkan harapan baru untuk stabilitas kawasan. Ia menekankan bahwa pembukaan selat akan dilakukan tanpa biaya, walaupun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai isi kesepakatan.

Lin Jian menegaskan harapannya agar dokumen kesepakatan dapat ditandatangani sesuai jadwal dan semua pihak tetap berkomitmen pada solusi damai melalui dialog. Menurutnya, stabilitas yang dipulihkan di Selat Hormuz akan menguntungkan semua negara dalam kawasan serta komunitas internasional.

Dia juga menambahkan bahwa dalam negosiasi kesepakatan, terdapat komitmen untuk menghentikan operasi militer di semua front, termasuk Lebanon, serta menegaskan kembali komitmen Iran terhadap Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. Sementara itu, penasihat Keamanan Nasional Israel menyatakan bahwa kesepakatan tersebut tidak dapat mengikat Israel.

Iran, melalui Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi, menyatakan bahwa penandatanganan kesepakatan akan berlangsung di Swiss pada 19 Juni 2026. Dengan perkembangan ini, China berkomitmen untuk berkontribusi pada perdamaian yang abadi di Timur Tengah, berdasarkan prinsip keadilan dan kemitraan internasional.

Exit mobile version