Site icon golovinamari.com

CAS Ringankan Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia

[original_title]

Golovinamari.com – Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) baru-baru ini mengeluarkan keputusan terkait banding tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen. Kasus ini mulai bergulir sejak 2025 dan melibatkan pemain seperti Facundo Garces, Rodrigo Holgado, dan lainnya, yang dinyatakan bersalah karena mempergunakan dokumen ilegal untuk proses naturalisasi.

FIFA sebelumnya telah menjatuhkan sanksi berat kepada ketujuh pemain tersebut. Setiap pemain dikenakan denda sebesar 2.000 Franc Swiss, atau sekitar Rp43 juta, selain larangan beraktivitas di sepak bola selama satu tahun. Mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk membela tim nasional Malaysia karena tidak memiliki garis keturunan yang sah.

Merasa sanksi tersebut tidak adil, para pemain kemudian mengajukan banding kepada CAS, di mana mereka berargumen bahwa mereka tidak terlibat langsung dalam pemalsuan dokumen tersebut. Sidang dengar pendapat yang berlangsung pada 26 Februari 2026 di Lausanne, Swiss, membuktikan bahwa pemalsuan dokumen memang terjadi. Namun, CAS memutuskan untuk mengabulkan banding pemain-pemain itu, meski mereka tetap bertanggung jawab atas pelanggaran yang dilakukan.

Keputusan CAS ini memberikan sedikit kelegaan bagi ketujuh pemain, namun tetap mempertahankan sanksi yang dijatuhkan kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), yang dikenakan denda sebesar Rp7,5 miliar karena kelalaian dalam proses naturalisasi.

Kasus ini menjadi sorotan di kancah sepak bola Asia dan menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi FIFA dalam proses naturalisasi pemain. FAM dan pihak terkait diharapkan dapat melakukan evaluasi untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Exit mobile version