Golovinamari.com – Laga antara Bali United dan Persijap Jepara di Super League 2025-2026 berakhir tanpa gol pada Sabtu malam (28/2/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Meski kedua tim menunjukkan semangat tinggi, mereka gagal memanfaatkan sejumlah kesempatan yang ada.
Pertandingan dibuka dengan tekanan dari tim tuan rumah, Bali United, yang berusaha mendominasi dengan permainan agresif sejak menit pertama. Kadek Arel dari Bali United memiliki peluang bagus di menit keempat, namun tendangannya berhasil ditangkap oleh kiper Persijap, Sendri Johansah. Tim tamu tidak tinggal diam, melakukan serangan balik yang berpotensi membahayakan, tetapi pertahanan Bali United tetap kokoh.
Selama paruh pertama, kedua tim saling berbalas serangan, namun tidak ada gol yang tercipta, dan wasit pun menutup babak pertama dengan skor 0-0. Pada babak kedua, Bali United kembali mencoba mengintensifkan serangan. Namun, upaya mereka untuk mencetak gol berhasil dihalau oleh solidnya lini belakang Persijap.
Dalam analisis pascapertandingan, pelatih Bali United, Johnny Jansen, menyatakan bahwa meski timnya menguasai permainan, ketidakberuntungan dan ketidaktepatan dalam penyelesaian akhir menjadi penyebab utama tidak terciptanya gol. Sementara itu, pelatih Persijap merasa puas dengan hasil imbang, mengingat timnya mampu bermain solid meskipun menghadapi tekanan yang berat.
Pertandingan ini menambah catatan hasil imbang bagi kedua tim dalam kompetisi yang semakin ketat, di mana setiap poin sangat berharga di klasemen liga. Kedua tim kini harus fokus untuk memperbaiki performa dalam laga-laga berikutnya agar dapat meningkatkan posisi mereka di klasemen Super League.