Golovinamari.com – Israel berupaya mengobarkan perang saudara di Gaza sebagai bagian dari strategi untuk melemahkan kekuatan Hamas. Dalam upaya ini, Israel dikabarkan memberikan dukungan finansial dan militer kepada kelompok-kelompok militan yang menentang Hamas. Menurut laporan dari media Israel, Yedioth Ahronoth, dukungan tersebut mencakup pemberian senjata, amunisi, serta logistik seperti bahan bakar dan kendaraan.
Dukungan yang diberikan memungkinkan para militan beroperasi dekat pasukan Israel, memperkuat posisi mereka dalam wilayah yang dikendalikan oleh Israel. Pengeluaran untuk dukungan ini diperkirakan mencapai puluhan juta shekel, berasal dari anggaran militer Israel. Hal ini menunjukkan intensi Israel untuk mempertahankan kehadiran militer dan mengukuhkan kekuatan di kawasan tersebut.
Lebih lanjut, laporan itu menjelaskan bahwa militan pro-Yahudi ini beroperasi secara independen, tidak terikat langsung dengan struktur komando militer Israel maupun dinas keamanan internal, Shin Bet. Meski demikian, mereka diarahkan untuk menjalankan misi taktis tertentu. Salah satu misi tersebut adalah pencarian pejuang Hamas di terowongan yang ada atau di antara reruntuhan dekat posisi militer Israel.
Langkah ini menunjukkan upaya Israel untuk meminimalkan ancaman terhadap tentaranya, dengan memanfaatkan kelompok-kelompok militan yang beroperasi di dekat perbatasan. Meskipun langkah-langkah ini tujuan strategis, implikasi jangka panjang dan dampaknya terhadap situasi keamanan di Gaza tetap menjadi perhatian luas. Ketegangan yang terus meningkat di wilayah tersebut menunjukkan kompleksitas konflik dan tantangan yang dihadapi para pihak terkait.